• Selasa, 25 Januari 2022

Anggota Polri Penembak Warga di 168 House, Pidana Umum atau Pembelaan dalam Tugas?

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 02:13 WIB
Ilustrasi penembakan (PIXABAY/ Skitterphoto)
Ilustrasi penembakan (PIXABAY/ Skitterphoto)

SANGALU - Belum lama ini kasus penembakan warga oleh oknum anggota Polri terjadi di salah satu tempat hiburan malam 168 house di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah.

Oleh pihak kepolisian, kasus tersebut terus bergulir di meja penyidik. Oknum anggota Polri pun ditahan dan diperiksa oleh bagian Propam Polres Banggai.

Sementara, korban penembakan yakni Rezi Darise (20) dan rekannya Sawal ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan sebagaimana rilis pihak kepolisian.

Kabarnya, oknum anggota Polri yang melakukan penembakan kala itu dikeroyok oleh sekelompok pemuda.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Korban Penembakan Anggota Polri Sebagai Tersangka, Erik: Sah-sah Saja!

Alhasil, untuk membela diri, Ia pun mengeluarkan senjata api lalu menembak paha kiri Rezi Darise hingga tersungkur.

Kini, kasus keduanya terus bergulir di meja penyidik Polres Banggai. Meski begitu, belum jelas posisi apakah anggota Polri penembak dua pemuda juga dikenakan sanksi pidana umum atau tidak?

Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SIk dan Kasat Reskrim Polres Banggai Iptu Adi Herlambang sama-sama belum terhubung saat coba dikonfirmasi terkait hal itu.

Baca Juga: Korban Penembakan Anggota Polri di Banggai Jadi Tersangka, Ada Sosok Perempuan dalam Insiden Berdarah

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X