• Senin, 28 November 2022

Pengacara Tuding Perwira Polisi di Banggai Terlibat Penggelapan Sertifikat Lahan Warga Luwuk

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 19:49 WIB
Tim kuasa hukum JM, pemilik lahan yang sertifikatnya diduga telah digelapkan oleh oknum perwira polisi saat melapor di Polres Banggai beberapa waktu lalu. (SANGALU/ Ist)
Tim kuasa hukum JM, pemilik lahan yang sertifikatnya diduga telah digelapkan oleh oknum perwira polisi saat melapor di Polres Banggai beberapa waktu lalu. (SANGALU/ Ist)

SANGALU - Seorang perwira polisi di Polres Banggai dituding terlibat dalam aksi penggelapan dokumen sertifikat lahan warga di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Tudingan keterlibatan perwira Polres Banggai dalam dugaan penggelapan dokumen sertifikat lahan itu dilontarkan Mustakim La Dee SH, selaku kuasa hukum atau pengacara JM, pria yang mengklaim lahan yang dikuasai JA adalah warisannya.

Kepada Sangalu.com, Mustakim mengatakan pihaknya telah melakukan pendampingan sengketa keperdataan yang berujung laporan polisi atas dugaan tindak pidana penggelapan dokumen sertifikat lahan kliennya yang melibatkan seorang perwira polisi.

Klien berinisial JM, yang tercatat sebagai warga Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk kepada Law Office Mustakim La Dee SH, MH & Associates mengaku dokumen sertifikat lahannya yang sebelumnya dianggunkan ke BRI Luwuk, kini telah dikuasai perwira polisi berinisial JA.

Baca Juga: Tudingan Perwira Polisi di Luwuk Terlibat 'Mafia Tanah' Memanas, AKP JA: Kami Tidak Tahu JM Anak Darimana?

Padahal, Ia sendiri tidak pernah merasa memberikan kuasa atas dokumen sertifikat lahan yang sebelumnya dianggunkan ke BRI Luwuk itu. Mustakim menjelaskan orang yang menganggunkan sertifikat lahan tersebut telah meninggal dunia, namun sebelumnya telah menyerahkan seluruh harta warisannya kepada JM, kliennya.

Hal itu kemudian menjadi dasar laporan polisi karena JM mengaku tidak mengetahui jika sertifikat lahannya telah diambil dan kini diduga telah dikuasai perwira polisi berinisial JA.

"Kami telah melaporkan saudara HA, yang diduga menggelapkan sertifikat tanah dan bangunan milik klien kami di polres Banggai," terang Mustakim La Dee, selaku kuasa hukum JM.

Mustakim menguraikan dugaan tindak pidana tersebut dilakukan oleh terlapor HA dan kemudian dipindah tangankan kepada perwira polisi berinisial JA.

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X