• Selasa, 25 Januari 2022

Mantan Kades Siuna Divonis 2,6 Tahun Penjara, Hakim Sebut Terbukti Melakukan Tindak Pidana Penggelapan

- Senin, 29 November 2021 | 19:59 WIB
Ilustrasi - Mantan Kades Siuna Divonis 2,6 Tahun Penjara, Hakim Sebut Terbukti Melakukan Tindak Pidana Penggelapan (Freepik.com)
Ilustrasi - Mantan Kades Siuna Divonis 2,6 Tahun Penjara, Hakim Sebut Terbukti Melakukan Tindak Pidana Penggelapan (Freepik.com)

SANGALU - Mantan Kades Siuna, Kecamatan Pagimana, Supardi Ente alias Padi dijatuhi vonis 2 tahun 6 bulan penjara atas kasus tindak pidana penggelapan dana CSR pembangunan masjid setempat.

Dalam putusannya tertanggal 22 November 2021 sebagaimana dikutip Sangalu.com dari sipp.pn-luwukbanggai.go.id, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Luwuk menyebut bahwa terdakwa Supardi Ente alias Padi selaku mantan Kades Siuna, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan.

Hakim kemudian menjatuhi pidana kepada terdakwa Supardi Ente selaku mantan Kades Siuna dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan, dikurangi masa penahanan sejak terdakwa ditangkap.

Baca Juga: Kasus Kades Siuna Segera Dilimpahkan ke JPU

Hakim PN Luwuk juga menetapkan bahwa barang bukti kasus penggelapan mantan Kades Siuna berupa 3 buku tabungan atas nama Nurhayati yang menjadi tempat penerimaan uang dikembalikan kepada yang berhak yakni Nurhayati.

Pengembalian barang bukti tersebut sebagaimana berita acara yang ditandatangani Supardi Ente, Sakir Amasiang, Wang Dezhou dan Gao Jinliang tertanggal 15 September 2018 silam.

Selain itu, Supardi Ente juga dibebankan membayar biaya perkara sejumlah Rp2.000 atas jalannya sidang terkait kasus tindak pidana penggelapan itu.

Baca Juga: Tamu Undangan Gagal Nikmati Hidangan 'Kuah Bugis' Pesta Pernikahan di Desa Siuna Pagimana

Diketahui, sebagaimana pernyataan Kasat Reskrim Polres Banggai, Iptu Adi Herlambang beberapa waktu lalu, bahwa kasus penggelapan mantan Kades Siuna Supardi Ente bermula dari adanya bantuan pembangunan masjid senilai Rp200 juta dari PT Penta Darma Karsa, perusahaan nikel yang beroperasi di wilayahnya.

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X