• Senin, 25 Oktober 2021

Kronologis Lengkap Penyebab Ibu Rumah Tangga di Garut Jadi Tersangka Setelah Mengaku Dibegal

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:17 WIB
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto menanyai tersangka pemberi keterangan palsu yang mengaku jadi korban pembegalan dengan kerugian Rp1,3 miliar.  (Dok. Polres Garut)
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto menanyai tersangka pemberi keterangan palsu yang mengaku jadi korban pembegalan dengan kerugian Rp1,3 miliar. (Dok. Polres Garut)


SANGALU
  - Seorang ibu rumah tangga berinisial ISN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. ISN telah berada di tahanan Kampung Cikuray RT 03/03, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa Barat.

Polisi membeberkan kronologis sebenarnya sehingga ISN bisa berstatus tersangka. Awalnya, ISN membuat laporan polisi karena dibegal.

Kepada polisi, ISN menjelaskan telah menjadi korban begal, sehingga sepeda motor serta uang tunai sebesar Rp1,1 miliar lebih miliknya, raib dibawa kabur pembegal.

Baca Juga: Bapak Tua yang Diabaikan Baim Wong Malah Dibantu Orang Lain Setelah Alamat Ditemukan

"Kami amankan ISN yang dua hari lalu memberikan laporan telah menjadi korban pembegalan dengan kerugian hampir mencapai Rp1,3 miliar. Ia kini kami tetapkan sebagai tersangka dan kini masih menjalani pemeriksaan," ujar Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, didampingi Kasat Reskrim AKP Dede Sopandi, Senin, 11 Oktober 2021.

ISN dijadikan tersangka karena dirinya terbukti telah memberikan keterangan palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 242 ayat (1), ayat (3) KUHP dan pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun.

Selain itu, ISN juga dijerat pasal 220 KUHP yang berbunyi karena telah memberikan  atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan.

Baca Juga: Catat! Ini Bansos yang Cair Oktober 2021, Ada BLT, BSU, hingga Kuota Internet

Kapolres menyebutkan, penangkapan terhadap ISN berawal dari kejadian pada hari Jumat, 8 Oktober 2021, sekitar pukul 17.30 WIB, ia telah membuat laporan polisi di Polsek Cisurupan.

Informasi ini dikutip dari Pikiran Rakyat dalam berita berjdul ‘Mengaku Korban Begal Rp1,1 Miliar Lebih, Seorang Ibu di Garut Kini Jadi Tersangka’ pada Selasa, 12 Oktober 2021.

ISN mengaku telah menjadi korban dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan mengalami kerugian materil sebesar Rp1.156.000.000.

Baca Juga: CEK FAKTA: Info Loker PT IMIP, Berikut Penjelasan Manajemen

Kemudian setelah pihak kepolisian mendapatkan pengaduan dari tersangka ISN, ujarnya, pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021, Tim Sancang langsung melakukan penyelidikan dengan cara melakukan interogasi terhadap ISN yang sebelumnya mengaku sebagai korban.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Pemilik Kios di Toili Diamankan Polisi Semalam

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:32 WIB
X