• Sabtu, 18 September 2021

Terapi Plasma Konvalesen Berisiko? Simak Penjelasan Dokter Adam Prabata

- Minggu, 12 September 2021 | 07:26 WIB
Ilustrasi plasma konvalesen  (Auburn Examiner)
Ilustrasi plasma konvalesen (Auburn Examiner)

SANGALU—Terapi Plasma Konvalesen merupakan tipe pengobatan Covid-19, yang paling sering dicari.

Dilansir dari akun instagram dokter Adam Prabata @adamprabata, baru-baru ini muncul penelitian yang menyatakan bahwa terapi Plasma Konvalesen bisa berpotensi berbahaya bagi pasien Covid-19.

Menurut dokter Adam Prabata, terjadi peningkatan kejadian tidak diharapkan akibat terapi Plasma Konvalesen.

 Baca Juga: Jangan Lupa, Berikut Ini Cara Pengajuan BSU Guru Honorer

Dokter Adam Prabata menyebut, kejadian tidak diharapkan dari terapi Plasma Konvalesen masuk dalam kategori berat dan mengancam nyawa.

Dokter Adam Prabata menyampaikan, terjadi 1,27 kali peningkatan risiko kategori mengancam nyawa, dan terjadi 1,19 kali risiko kategori berat.

Berdasarkan penelitian Begin 2021, lanjut dokter Adam Prabata, kejadian tidak diharapkan yang sering terjadi adalah gagal napas dan penurunan kadar oksigen darah.

 Baca Juga: Update Covid-19 Kabupaten Banggai, 11 September 2021: Kasus Meninggal Akibat Covid-19 Masih Terus Bertambah

Dokter Adam Prabata juga menyebut, terdapat 5,7 persen yang mengalami komplikasi karena transfusi.

Halaman:

Editor: Haris Ladici

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunakan Masker Saat Berolahraga, Dokter Dhika: Penting!

Jumat, 17 September 2021 | 18:10 WIB

Cegah Ambeien Kambuh, Berikut Tips Dokter Decsa

Jumat, 17 September 2021 | 17:36 WIB

Ke Bioskop, Perhatikan 6 Langkah Berikut Ini

Rabu, 15 September 2021 | 20:11 WIB

BAB Berdarah, Simak Penjelasan Dokter Decsa Berikut Ini

Selasa, 14 September 2021 | 18:19 WIB
X