• Jumat, 7 Oktober 2022

Atasi Kekurangan Perumahan, Kementerian PUPR Alokasikan Dana FLPP Rp23 Triliun

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:35 WIB
Ilustrasi - Atasi Kekurangan Perumahan, Kementerian PUPR Alokasikan Dana FLPP Rp23 Triliun. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi - Atasi Kekurangan Perumahan, Kementerian PUPR Alokasikan Dana FLPP Rp23 Triliun. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SANGALU - Ketersedian perumahan masih menjadi masalah di Indonesia sampai saat ini. Mereka yang berpenghasilan rendah kesulitan memiliki hunian.

Karena itu, Kementerian PUPR berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog) dan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni

Penyediaan perumahan sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Baca Juga: Laksanakan Syukuran, JOB Tomori Bersama Pemda Banggai dan Majelis Takhlim Moilong Gelar Tablig Akbar

Pemerintah menargetkan peningkatan akses rumah layak huni dari 56,75 persen menjadi 70 persen atau setara 11 juta rumah tangga.  

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR mendorong masyarakat khususnya MBR untuk memiliki hunian layak. 

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Menteri Basuki.

Baca Juga: Polres Morowali Utara kini Dipimpin Dua AKBP, Wakapolres Dapat Reward Pengabdian

Untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan MBR terhadap pembiayaan perumahan yang layak huni, Kementerian PUPR terus memberikan fasilitas kemudahan dan bantuan pembiayaan perumahan.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Kementerian PUPR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X