• Jumat, 7 Oktober 2022

BPS : Angka Kemiskinan per Maret 2022 Menurun 9,54 Persen

- Jumat, 15 Juli 2022 | 19:23 WIB
Ilustrasi - BPS : Angka Kemiskinan per Maret 2022 Menurun 9,54 Persen. (SANGALU/ Stepensopyan Pontoh)
Ilustrasi - BPS : Angka Kemiskinan per Maret 2022 Menurun 9,54 Persen. (SANGALU/ Stepensopyan Pontoh)


SANGALU
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan persentase angka kemiskinan di Indonesia sebesar 9,54 persen per Maret 2022.

Itu artinya, menurut BPS, terjadi penurunan angka kemiskinan 0,17 persen poin terhadap September 2021 dan menurun 0,60 persen poin terhadap Maret 2021.

Menurut BPS, jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 sebesar 26,16 juta orang, menurun 0,34 juta orang terhadap September 2021 dan menurun 1,38 juta orang terhadap Maret 2021.

Baca Juga: Di Tanah Suci Selama 42 Hari, Jemaah Haji Kloter 1 Mulai Tinggalkan Arab Saudi Menuju Tanah Air

"Garis Kemiskinan pada Maret 2022 tercatat sebesar Rp505.469,00 per kapita per bulan," tulis BPS di akun Twitter resminya, @bps_statistics pada Jumat, 15 Juli 2022.

BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Artinya, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Garis Kemiskinan (GK) terdiri dari dua komponen, yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM).

Baca Juga: Dinsos Banggai Dampingi Desa dan Kelurahan Lakukan Pemutakhiran Data Rumah Tangga Miskin

Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan. Pemisahan dilakukan karena perbedaan karakteristik.

Garis Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan 2100 kkalori per kapita per hari.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: BPS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X