• Selasa, 5 Juli 2022

Moeldoko Sebut Kasus Trisakti 1998 Kategori Pelanggaran HAM Berat

- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:59 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menemui perwakilan dari 6 kampus Trisakti, di gedung Bina Graha Jakarta pada Rabu, 18 Mei 2022. (Dok Kantor Staf Kepresidenan)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menemui perwakilan dari 6 kampus Trisakti, di gedung Bina Graha Jakarta pada Rabu, 18 Mei 2022. (Dok Kantor Staf Kepresidenan)

SANGALU - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kasus Trisaksi 1998 kategori pelanggaran HAM berat. 

Hal itu diungkapkan Moeldoko saat menemui perwakilan mahasiswa Universitas Trisakti, di gedung Bina Graha Jakarta pada Rabu, 18 Mei 2022. 

Pertemuan dengan Moeldoko merupakan tindak lanjut dari aksi mahasiswa Trisakti, pada Kamis 12 Mei 2022 lalu. 

Baca Juga: Beri Penjelasan Soal Penolakan Ustad Abdul Somad di Singapura, Dirjen Imigrasi: Tidak Bisa Kita Intervensi

Presiden BEM Universitas Trisakti Fauzan Raisal Misri mengungkapkan, kedatangan perwakilan dari 6 kampus Trisakti ke Kantor Staf Presiden untuk mempertanyakan upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan HAM, baik yang terjadi pada mahasiswa Trisakti, atau pelanggaran HAM lainnya.

“Tidak hanya soal Trisakti, tapi juga soal Semanggi I-II, dan pelanggaran HAM lainnya,” kata Fauzan dikutip dari laman resmi Kantor Staf Kepresidenan pada Rabu, 18 Mei 2022.

Fauzan menguraikan beberapa isu terkait persoalan HAM yang belum tuntas, terutama yang terjadi pada 12 Mei 1998. 

Baca Juga: Produksi Berton-ton, Ke Mana Jahe dan Kunyit di Tiga Kecamatan di Kabupaten Banggai Ini Dipasarkan?

Ia menyebut soal keberlanjutan kesejahteraan keluarga korban, gelar pahlawan untuk pejuang reformasi, dan pengadilan untuk pelaku pelanggar HAM pada 1998.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: ksp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X