• Selasa, 5 Juli 2022

Musim Haji 2022: Vaksinasi Harus Lengkap dan Ada Batasan Usia

- Selasa, 17 Mei 2022 | 16:16 WIB
Presiden Jokowi memimpin Ratas Persiapan Pelaksanaan Ibadah Haji 1443H/2022M, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022).  (Humas Setkab)
Presiden Jokowi memimpin Ratas Persiapan Pelaksanaan Ibadah Haji 1443H/2022M, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022). (Humas Setkab)


SANGALU
- Musim haji tahun 2022 terdapat dua hal yang menjadi perhatian Kementerian Agama (Kemenag) dan dibahas dalam rapat terbatas mengenai Persiapan pelaksanaan ibadah haji pada Selasa 17 Mei 2022.

Pertama terkait vaksinasi Covid-19 bagi jemaah haji, kedua terkait dengan batasan usia yang harus dipenuhi jika ingin berangkat menunaikan ibadah haji.

“Kami bersama dengan beberapa menteri termasuk Kepala BPKH, Pak Anggito Abimanyu baru saja melakukan Ratas bersama Presiden terkait dengan persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Intinya bahwa pemerintah sudah siap melayani jemaah haji mulai dari berangkat sampai pulang kembali nanti di tanah air. Kita sudah siapkan skema dari A sampai Z,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers usai Ratas.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Tol Surabaya - Mojokerto: Hasil Tes Urine, Sopir Bus Positif Gunakan Sabu-sabu

Salah satu skema yang disiapkan pemerintah adalah terkait dengan protokol kesehatan penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi Covid-19. Menag menekankan, para calon jemaah haji harus sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap.

“Ini harus dipenuhi oleh jemaah haji kalau ingin berangkat ke tanah suci. Ini kita sudah usahakan terus, ikhtiarkan agar seluruh jemaah haji/calon jemaah haji yang berangkat ke Saudi nanti sudah tervaksin sebanyak dua atau vaksin lengkap,” ujarnya.

Menag juga menekankan kebijakan Pemerintah Arab Saudi bahwa para calon jemaah haji tahun ini harus berusia di bawah 65 tahun.

Baca Juga: Terus Berulang, Realisasi APBD Banggai Masih Rendah hingga Triwulan II

“Pemerintah sudah tegas akan menjalankan ini karena kalau tidak, kalau lebih dari 65 tahun, sistem mereka akan menolak. Jadi pembatasan (usia) 65 tahun ini syarat yang ditentukan oleh Pemerintah Kerajaan Saudi,” ujarnya.

Terkait dengan pembiayaan penyelenggaran ibadah haji, Yaqut menyampaikan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) berbeda dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). BPIH lebih besar dari Bipih yang harus dibayarkan oleh jemaah haji.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X