• Kamis, 19 Mei 2022

Dalam 4 Bulan, Realisasi Dana PEN di Masa Covid-19 Tembus Rp70,37 Triliun

- Selasa, 10 Mei 2022 | 21:01 WIB
 Dalam 4 Bulan, Realisasi Dana PEN di Masa Covid-19 Tembus Rp70,37 Triliun. (Setkab.go.id)
Dalam 4 Bulan, Realisasi Dana PEN di Masa Covid-19 Tembus Rp70,37 Triliun. (Setkab.go.id)


SANGALU
- Pemerintah masih terus menggelontorkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN pada tahun 2022, meski pandemi Covid-19 kian menurun. Dalam 4 bulan, puluhan triliun telah disalurkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan, sampai 28 April 2022, pemerintah telah merealisasikan program PEN sebesar Rp70,37 triliun atau 15,4 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp455,62 triliun.

Dalam realisasinya, dana PEN itu terdiri dari sejumlah program Bantuan Sosial (Bansos), di antaranya PKH, Blt, hingga bantuan tunai untuk pedagang kaki lima.

Baca Juga: Terus Naik, Inflasi di Luwuk Saat Ramadhan 2022 Lebih dari 1 Persen

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (09/05/2022) siang.

“Terkait dengan kinerja penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, realisasinya adalah 15,4 (persen) atau Rp70,37 triliun,” ujar Airlangga.

Secara rinci, Airlangga memaparkan, realisasi untuk Klaster Penanganan Kesehatan sebesar Rp11,87 triliun atau 9,7 persen dari alokasi sebesar Rp122,54 triliun.

Baca Juga: Layanan Bagi Jemaah Haji 2022 Terbagi 2 Kategori, Berikut Penjelasan Kemenag

Realisasi ini utamanya untuk pembayaran klaim dan insentif tenaga kesehatan, klaim pasien, serta insentif perpajakan vaksin/alat kesehatan dan penanganan Covid-19 melalui Dana Desa.

“Ini baik untuk insentif klaim nakes, klaim pasien, perpajakan kesehatan, dan Dana Desa,” ujar Airlangga Hartarto.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X