• Selasa, 5 Juli 2022

BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat 5 Jenis Vaksin Booster

- Senin, 10 Januari 2022 | 16:48 WIB
Ilustrasi -  BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat 5 Jenis Vaksin Booster (pixabay.com/spencerbdavis1)
Ilustrasi - BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat 5 Jenis Vaksin Booster (pixabay.com/spencerbdavis1)


SANGALU
- Pemerintah kembali menetapkan 5 jenis vaksin Covid-19 booster atau lanjutan. Izin penggunaan darurat itu diterbitkan oleh BPOM.

Sebelum izin penggunaan ditetapkan oleh BPOM, 5 jenis vaksin booster ini telah melalui proses penelitian.

Adapun 5 jenis vaksin booster yang telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM untuk digunakan sebagai vaksin booster yaitu vaksin CoronaVac produksi PT Bio Farma, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna, dan vaksin Zifivax.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hingga 15 Januari 2022, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Wilayah Ini

“Pada hari ini kami melaporkan ada 5 vaksin yang telah mendapatkan emergency use authorization, tentunya sebelum mendapatkan emergency use authorization dari BPOM telah melalui proses evaluasi bersama para tim ahli Komite Nasional Penilai Vaksin (Covid-19) dan telah mendapatkan rekomendasi memenuhi persyaratan yang ada,” ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan persnya, Senin, 10 Januari 2022.

Penny menambahkan, masih terdapat beberapa vaksin yang tengah diuji klinik untuk memperoleh EUA sebagai vaksin dosis lanjutan.

“Ada juga beberapa yang sedang uji klinik vaksin booster yang masih berlangsung dan dalam waktu beberapa hari ini akan juga bisa kita putuskan emergency use authorization-nya,” imbuhnya.

Baca Juga: Kawal Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Pelosok, TNI Polri 'Trabas' Sungai Deras di Banggai

Lebih lanjut, Kepala BPOM menerangkan bahwa vaksin booster dapat diberikan kepada kelompok masyarakat dengan kriteria usia 18 tahun ke atas dan diberikan minimal enam bulan dari vaksin primer dosis lengkap.

Penny menerangkan, vaksin CoronaVac produksi PT Biofarma adalah untuk booster homolog dengan dosis sebanyak satu dosis.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X