• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mantan Pejabat BUMN Sindir 'Penjualan Bandara Kualanamu' : Saham Diserahkan ke Pihak Asing tapi membantah

- Sabtu, 27 November 2021 | 09:28 WIB
India Investasi di Bandara Kualanamu Medan (Berita Nusra)
India Investasi di Bandara Kualanamu Medan (Berita Nusra)

SANGALU - Polemik penjualan Bandara Kualanamu masih menjadi sorotan. Bahkan, mantan sekretaris menteri BUMN, Muhammad Said Didu ikut bersuara atas pengalihan hak kelola bandara itu.

Saat ini, hak pengelolan Bandara Kualanmu diserahkan ke GMR Airports Consortium yang merupakan perusahaan bentukan India dan Prancis dengan saham sebanyak 41 persen.

Sementara, pihak Kementerian BUMN berujar jika pengalihan hak kelola tersebut bukan merupakan penjualan Bandara Kualanmu.

Namun, bagi Said Didu pengalihan pengelolaan merupakan pembelokkan aset dengan skema yang serupa dengan rencana penjualan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya.

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire 27 November 2021: Raih Demolitionist M1014, Heartthrob Male Head atau Malice Joker

"Dia menyatakan tidak menjual aset, itu juga terjadi pada saat rencana penjualan jalan tol. Aset itu bukan berarti hak milik, tapi kuasa penggunaan itu juga aset," kata Said Didu sebagaimana dikutip Sangalu.com dari Pikiran Rakyat pada artikel berjudul 'Polemik Penjualan Bandara Kualanamu, Mantan Pejabat BUMN: Saham Diserahkan ke Pihak Asing tapi Masih Bantah'.

Said Didu mengungkapkan fakta bahwa PT Angkasa Pura II telah membentuk anak perusahaan melalui saham yang diberikan kepada India untuk mengelola Bandara Kualanamu.

"Bagaiman logikanya membantah bahwa tidak ada penjualan padahal membentuk anak perusahaan dengan ada saham yang diserahkan kepada pihak lain?" ujar Said Didu.

Baca Juga: Oki Setiana Dewi Berbagi Rezeki Sebagai Tanda Syukur atas Kesuksesan Operasi Baby Sulaiman

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

99 Persen Nasabah Merasa Puas atas Layanan KUR BRI

Selasa, 12 Juli 2022 | 20:51 WIB
X