• Sabtu, 27 November 2021

Gempa Jateng: Gedung RSUD Ambarawa Retak, Tenda Darurat Dididirkan di Halaman

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:47 WIB
BPBD Kota Semarang mendirikan tenda darurat pascagempa M3,0 di RSUD Ambarawa, Jateng, Sabtu, 23 Oktober 2021. (BNPB)
BPBD Kota Semarang mendirikan tenda darurat pascagempa M3,0 di RSUD Ambarawa, Jateng, Sabtu, 23 Oktober 2021. (BNPB)


SANGALU
- Bencana gempa melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sejak Sabtu, 23 Oktober 2021 hingga Minggu, 24  Oktober 2021.

BNPB menginfoormasikan melalui situs resminya bahwa terdapat retakan pada bagian gedung RSUD Ambarawa. Pasien yang berada di lantai 2 dan 3 merasakan guncangan gempa yang terjadi pada Sabtu 23 Oktober 2021, pukul 00.32 WIB.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Semarang mendirikan tenda darurat untuk pasien di halaman RSUD Ambarawa.

Baca Juga: Perkembangan Gempa Ambarawa-Salatiga: Tak Sampai 24 Jam Puluhan Kali Guncangan

Tenda darurat ini merupakan tenda transit sebelum mereka dipindahkan sementara ke RS Ungaran.

Pada wilayah lain di Jateng, yaitu di Kota Semarang dan Kota Salatiga, pemerintah daerah setempat melakukan pemantauan di lapangan pascagaempa.

Informasi sementara dari wilayah tersebut, sejumlah mengungsi sementara di sekitar rumah mereka.

Baca Juga: Ambarawa - Salatiga Diguncang Gempa, Waspada Gunung Api Belum Pernah Meletus di Semarang

BPBD Kota Semarang menginformasikan warganya merasakan guncangan lemah dengan durasi 2 hingga 4 detik, sedangkan Dinas Satpol PP Kota Salatiga mencatat guncangan berlangsung 1 hingga 2 detik.

Analisis inaRISK BNPB mengidentifikasi sebanyak 33 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota berada pada potensi bahaya gempa bumi kategori sedang hingga tinggi.

Beberapa wilayah antara lain Kota dan Kabupaten Semarang, Kota Salatiga maupun Ambarawa.


Baca Juga: Berhasil Juara di Ajang Czech Open 2021, Putri KW: Kado Ulang Tahun untuk Papa

Meskipun magnitudo relatif kecil, masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi dampak guncangan gempa dangkal.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X