• Senin, 18 Oktober 2021

Banting Mahasiswa Saat Aksi Demonstrasi di Tangerang, Brigadir NP: Tidak Ada Unsur Kesengajaan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Brigadir NP minta maaf (Instagram.com/polreskotatangerang)
Brigadir NP minta maaf (Instagram.com/polreskotatangerang)


SANGALU
- Aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Tangerang terdapat insiden yang disorot masyarakat luas.

Video seorang oknum Polisi berinisial Brigadir NP viral di media sosial. Mahasiswa itu bernama M. Fariz Amrullah (20). Setelah kejadian itu, Brigadir NP dan Fariz pun bertemu.

Brigadir NP lalu minta maaf dan mengakui hanya refleks terkait apa yang dia lakukan terhadap Fariz saat mengawal demo di depan Gedung Bupati Tangerang, Tigaraksa.

Baca Juga: Alasan Kemanusiaan, Mahasiswa yang Dibanting Saat Aksi Demonstrasi di Tangerang Maafkan Oknum Polisi

Brigadir NP juga mengaku siap mempertanggungjawabkan apa yang dia telah perbuat.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada mas Faris. Saya akan bertanggung jawa sepenuhnya atas apa yang telah saya perbuat," katanya di hadapan korban dan orangtuanya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Brigadir NP mengatakan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk membanting MFA, dia hanya refleks mengamankan situsi demo yang mulai ricuh.

Baca Juga: Polda Banten Siapkan Sanksi untuk Oknum Polisi yang Membanting Mahasiswa Saat Demonstrasi

"Tidak ada unsur kesengajaan, hanya refleks saja," ucapnya dikutip dari Pikiran Rakyat dalam berita berjudul 'Brigadir NP Akui Refleks saat Banting Mahasiswa di Tangerang, Fariz: Saya Tidak Akan Lupa' pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Sementara itu, Fariz juga mengaku sudah legawa memaafkan Brigadir NP terhadapnya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Fariz saat menghadiri konferensi pers didampingi oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, NP, dan orang tuanya di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Spoiler dan Jadwal Rilis Boruto: Naruto Next Generations Episode 220

Fariz mengaku permintaan maaf dari sang oknum Polisi dia terima atas dasar kemanusiaan.
Namun, Humas Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya itu tak melupakan kejadian yang menimpanya pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2.983 Proposal Masuk, Litapdimas Tahap Pertama Ditutup

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:59 WIB

Indonesia Capai Vaksinasi 50,64 Persen

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:50 WIB
X