• Senin, 18 Oktober 2021

Katarak Mendominasi Gangguan Penglihatan di Indonesia

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:31 WIB
Ilustrasi mata. Penting untuk menjaga kesehatan mata dari gangguan penglihatan maupun kebutaan.  (pixabay)
Ilustrasi mata. Penting untuk menjaga kesehatan mata dari gangguan penglihatan maupun kebutaan. (pixabay)

 

SANGALU—Gangguan penglihatan masih menjadi permasalahan utama di Indonesia.

Katarak mendominasi gangguan penglihatan paling sering ditemui di Indonesia.

Berdasar World Report on Vision tahun 2019 diperkirakan secara global terdapat kurang lebih 2,2 miliar penduduk yang mengalami gangguan penglihatan dan/atau kebutaan.

Baca Juga: Cegah Computer Vision Syndrome, Dokter Sidik: Tips Rule of Twenty

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dr. Maxi Rein Rondonuwu, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes.

Padahal kondisi gangguan penglihatan atau kebutaan yang dialami 1 miliar penduduk tersebut sebenarnya dapat dicegah.

''Berdasarkan data nasional Survei Kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014 2016 Kemenkes, dengan sasaran populasi usia 50 tahun ke atas, diketahui bahwa angka kebutaan mencapai 3 persen dan katarak merupakan penyebab kebutaan tertinggi (81 persen),'' katanya pada konferensi pers terkait Hari Penglihatan Sedunia secara virtual, Selasa (12/10) di Jakarta.

Baca Juga: Ledakan Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Akhir Tahun, Ganip Warsito Optimis Bisa Dicegah dan Dikendalikan

Halaman:

Editor: Haris Ladici

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2.983 Proposal Masuk, Litapdimas Tahap Pertama Ditutup

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:59 WIB

Indonesia Capai Vaksinasi 50,64 Persen

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:50 WIB
X