• Senin, 27 September 2021

Aturan Disiplin PNS Terbaru, Bolos 28 Hari Dipecat secara Tidak Hormat

- Selasa, 14 September 2021 | 20:38 WIB
Ilustrasi PNS. Foto: Pemkot Bogor. Aturan Disiplin PNS Terbaru, Bolos 28 Hari Diberhentikan secara Tidak Hormat.
Ilustrasi PNS. Foto: Pemkot Bogor. Aturan Disiplin PNS Terbaru, Bolos 28 Hari Diberhentikan secara Tidak Hormat.


SANGALU
- Satu lagi aturan yang ditandatangani Presiden Joko Widodo alias Jokowi, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

Dalam aturan yang diteken pada 31 Agustus 2021 lalu itu, terdapat sejumlah sanksi yang mengancam PNS apabila bolos, salah satunya, dipecat secara tidak hormat jika Bolos selama 28 hari kerja.

"Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 (dua puluh delapan) hari kerja atau lebih dalam 1 (satu) tahun," bunyi pasal 11 ayat (2) huruf d angka 3 PP Nomor 94 Tahun 2021.

Baca Juga: Sesi Pertama SKD CPNS Banggai: 25 Orang Dinyatakan Lulus, Passing Grade Tertinggi 441 Poin

"Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara terus menerus selama 10 (sepuluh) hari kerja," bunyi angka 4 PP Nomor 94 Tahun 2021 seperti dikutip dari Portal Sulut dalam berita berjudul 'TEGAS! PNS Bolos 10 Hari Langsung Dipecat, PP Nomor 94 Tahun 2021 Diteken Presiden Jokowi' pada Selasa, 14 September 2021.

Sanksi lainnya berupa:

Penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 (dua belas) bulan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 21 (dua puluh satu) sampai dengan 24 (dua puluh empat) hari kerja dalam 1 (satu) tahun.

Pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 (dua belas) bulan bagi PNS yang tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 25 (dua puluh lima) sampai dengan 27 (dua puluh tujuh) hari kerja dalam 1 (satu) tahun.

Baca Juga: Tinjau Lokasi SKD CPNS Banggai, Bupati Amirudin: Tidak Ada yang Bisa Membantu Selain Diri Sendiri dan Tuhan

Untuk sanksi sedang berupa:

Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 6 (enam) bulan bagi PNS yang tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 11 (sebelas) sampai dengan 13 (tiga belas) hari kerja dalam 1 (satu) tahun.

Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 9 (sembilan) bulan bagi PNS yang tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 14 (empat belas) sampai dengan 16 {enam belas) hari kerja dalam 1 (satu) tahun.

Halaman:

Editor: Alisan

Sumber: Portalsulut.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BUMN Berdikari Buka Rekrutmen, Berikut Kualifikasinya

Sabtu, 25 September 2021 | 16:21 WIB
X