• Senin, 27 September 2021

Dua Bentuk Pelecehan Seksual Ini Menurut Menaker Ida Tidak Boleh Menimpa Pekerja Perempuan

- Minggu, 12 September 2021 | 10:09 WIB
Menaker Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com / dok)
Menaker Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com / dok)

SANGALUMenaker Ida Fauziyah, mendorong pengurus serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) perempuan agar sering melakukan dialog sosial dengan manajemen perusahaan. 

Dilansir dari akun instagram Kementerian Ketenagakerjaan, @kemnaker, hal dimaksudkan Menaker Ida Fauziyah untuk membangun kesadaran tentang pentingnya membangun budaya zero tolerance for harassment.

Dialog sosial yang dilakukan di lingkungan perusahaan, kata Menaker Ida Fauziyah, bertujuan mewujudkan kenyamanan kerja bagi perempuan.

Baca Juga: M1887 Rapper Underworld, Pertempuran di Free Fire FF Makin Seru, Segera Klaim Kode Redeem Hari Ini!

"Kalau perusahaan punya komitmen itu kan orang gak berani macem-macem melakukan kekerasan atau pelecehan seksual," ucap Menaker Ida, pada acara Dialog Sosial dengan Pengurus Serikat Pekerja Perempuan di Balai K3 Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/10/2021).

Menurut Menaker Ida Fauziyah, ada dua bentuk kekerasan atau pelecehan seksual, yakni verbal dan non-verbal.

Menaker Ida Fauziyah, menegaskan, kedua hal itu tidak boleh terjadi atau menimpa pekerja, khususnya pekerja perempuan.

Baca Juga: Dibangun 1972, Lapas Kelas I Tangerang yang Over Capacity akan Direnovasi

Menaker Ida Fauziyah juga mendorong agar perempuan menginisiasi dialog sosial dengan manajemen perusahaan.

Halaman:

Editor: Haris Ladici

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BUMN Berdikari Buka Rekrutmen, Berikut Kualifikasinya

Sabtu, 25 September 2021 | 16:21 WIB
X