• Sabtu, 18 September 2021

Laut Natuna Utara Memanas, Kapal Perang AS USS Carl Vinson Dekati Kapal Survei China

- Selasa, 14 September 2021 | 08:13 WIB
Kapal perang AS USS Carl Vinson (CVN 70) memasuki Semenanjung Korea.   (Matt Brown/U.S. Navy)
Kapal perang AS USS Carl Vinson (CVN 70) memasuki Semenanjung Korea. (Matt Brown/U.S. Navy)

SANGALU - Fokus dunia kini kembali menuju Laut Natuna Utara Indonesia, termasuk Amerika Serikat.

Komandan kapal induk AS Laksamana Dan Martin yang ditempatkan di Laut Natuna Utara mengatakan tujuan mereka ke wilayah itu untuk kebebasan semua negara dalam bernavigasi di perairan internasional.

Berdasarkan laporan lalu lintas laut global, kapal perang AS USS Carl Vinson (CVN-70) berlayar di Laut Natuna di lepas pantai Indonesia Minggu pagi, 12 September 2021 di dekat tempat kapal survei China Haiyang Dizhi 10 telah beroperasi sejak akhir Agustus.

Baca Juga: Terkantuk-kantuk Siang, Berikut Tips Tidur Lebih Berkualitas pada Malam Hari

"Operasi kami di wilayah ini benar-benar merupakan ekspresi dari kesediaan kami untuk membela kepentingan kami dan kebebasan yang diabadikan dalam hukum internasional," kata Komandan kapal induk AS, Laksamana Dan Martin, dikutip dari Pikiran Rakyat, Selasa, 14 September 2021.

Kelompok penyerang kapal induk AS termasuk kapal induk USS Carl Vinson dan tiga kapal militer lainnya memasuki Laut Natuna Utara pekan lalu untuk melakukan “operasi keamanan maritim".

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire FF 14 September 2021, Rebut Victory Wings dan Digital Invasion Weapon Loot Crate

Administrasi Keselamatan Maritim China mengumumkan bahwa semua kapal asing, termasuk kapal induk yang memasuki wilayah yang dianggap China sebagai perairan teritorialnya harus memberi tahu Beijing dan tunduk pada pengawasan China.

Menurut hukum internasional, perairan teritorial adalah 12 mil laut yang membentang dari wilayah darat suatu negara.

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X