• Senin, 27 September 2021

Keluar Penjara, Pemuda yang Tampar Presiden Prancis di Muka Umum Mengaku Tak Menyesal

- Senin, 13 September 2021 | 23:54 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (instagram@emmanuelmacron)
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (instagram@emmanuelmacron)

SANGALU - Damien Tarel, sosok pria yang menampar Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku tidak menyesal atas apa yang telah dia perbuat saat itu.

Perbuatannya itu membuat Damien Tarel harus mendekam di dalam penjara. Meski begitu, Dia mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang menganggap itu adalah penamparan itu adalah tindakan "politik".

"Saya menyayangkan kekerasan fisik. Namun demikian, itu hanya tamparan kecil. Saya yakin Macron telah pulih dengan sangat baik," katanya, kepada BFM TV, sebagaimana dikutip Sangalu.com dari Pikiran Rakyat pada Senin, 13 September 2021.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah, Selasa 14 September 2021 : Ampana, Bungku dan Toli-toli Hujan Ringan

Dia menambahkan bahwa dirinya berencana untuk menghadiri protes terhadap peraturan penanganan Covid-19 di Prancis dalam waktu dekat.

Pria berusia 28 tahun itu dibebaskan pada Sabtu kemarin setelah menjalani hukuman penjara karena menampar Emmanuel Macron pada Juli lalu.

Tarel menampar Macron saat sang presiden menyapa kerumunan massa selama perjalanan ke wilayah Prancis selatan.

Baca Juga: Ramalan Bintang Zodiak Pisces, Selasa 14 September 2021: Abaikan Pengganggu

"Montjoie, Saint-Denis!" katanya meneriaki Emmanuel Macron sebelum kejadian.

Halaman:

Editor: Stepensopyan Pontoh

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X