• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mahasiswa KKN UMLB Angkatan XXXII akan Ditempatkan di Seluruh Desa di Pulau Banggai Kabupaten Balut

- Minggu, 3 Juli 2022 | 11:17 WIB
Ilustrasi: Ketua LP3M Risno Mina dan Sekretaris BPH UMLB, Sahraen Sibay, melakukan koordinasi dengan Pemda Balut yang diwakili Asisten II dan Staf Ahli Bupati terkait MoU pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi dan penempatan KKN, pada pertemuan di Kantor Bupati Balut, Selasa 17 Mei 2022. (Dok Ist)
Ilustrasi: Ketua LP3M Risno Mina dan Sekretaris BPH UMLB, Sahraen Sibay, melakukan koordinasi dengan Pemda Balut yang diwakili Asisten II dan Staf Ahli Bupati terkait MoU pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi dan penempatan KKN, pada pertemuan di Kantor Bupati Balut, Selasa 17 Mei 2022. (Dok Ist)

 

SANGALU—Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) Angkatan XXXIII akan ditempatkan di seluruh desa dan kelurahan di Pulau Banggai, Kabupaten Banggai Laut.

Sebanyak 451 mahasiswa Unismuh Luwuk yang telah mendaftar dan melengkapi persyaratan KKN Angkatan XXXII akan mengambil bagian dalam kegiatan itu.

Nantinya mahasiswa yang menjadi peserta KKN reguler di Balut berjumlah 370 orang. Lainnya akan ditempatkan di posko kampus UMLB.

Ketua LP3M Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai Risno Mina, SH.,MH, mengatakan mahasiswa KKN Angkatan XXXII akan ditempatkan di seluruh desa dan kelurahan yang berada di pulau Banggai.“Lokasi penempatan 27 desa dan 3 kelurahan di 4 kecamatan di Banggai Laut,” katanya.

Baca Juga: Dibiayai Ratusan Juta, Air Mancur Terapung di Teluk Lalong Tak Lagi Berfungsi

Risno Mina mengatakan pelepasan mahasiswa KKN direncanakan pada tanggal 20 Juli 2022. Nantinya mereka akan melaksanakan KKN selama 40 hari. Waktu pelaksanaan termasuk pembekalan mahasiswa KKN.

Mahasiswa KKN Angkatan XXXII akan melaksanakan kegiatan yang terkait dengan stunting serta menvalidasi kembali angka kemiskinan.”Dua kegiatan ini akan dilaksanakan untuk merespons permintaan Pemda setempat,” katanya.

Selain itu, dakwah muhammadiyah, sosialisasi dan kegiatan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi desa lokasi penempatan. Misalnya pemberdayaan masyarakat nelayan di desa Popisi sebagaimana harapan Rektor UMLB Dr. Sutrisno K Djawa.”Harapannya ada kegiatan terkait pengembangan budidaya perikanan di desa Popisi,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Haris Ladici

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X